Timnas Dota 2 Indonesia Dianggap Walk Out Akibat Jaringan Internet Payah

Timnas Dota 2 Indonesia Dianggap Walk Out Akibat Jaringan Internet Payah

Timnas Indonesia yang tergabung dalam skuad Mix Elite dipertimbangkan keluar (WO) dari ajang Dota 2 IeSF World Championship 2020. Hal itu terjadi saat mereka mengikuti babak kualifikasi untuk kawasan Asia Tenggara yang berlangsung pada 9 November pukul 14.30 WIB. Sayangnya, penyebabnya adalah jaringan internet yang buruk.

"Maaf, kendala Internet di lapangan sehingga sulit bagi anak-anak untuk masuk lobi jadi menjadi terlambat, dan di-WO kapan pertandingan melawan Filipina, ”kata IESPA, di kolom komentar di halaman tersebut Facebook secara resmi.

Berdasarkan laporan dari detikInetDikatakan Ketua IESPA Eddy Lim membenarkan adanya kejadian tersebut. Dijelaskan bahwa salah satu pemain mengalami masalah koneksi internet dan kemudian mencoba pergi ke warnet. Namun, toleransi tenggat waktu untuk masuk lobi telah terlewat.

“Kasus yang sama terjadi saat Indonesia menjadi tuan rumah kejuaraan bermain game 2016 lalu. Internet telah mati pada hari pertama beroperasi dan menyebabkan kehebohan saat itu. Bayangkan, kita adalah tuan rumah. Masalah kami ada di infrastruktur, "kata Eddy Lim kepada detikInet.

Dalam upaya mengantisipasi kejadian serupa, ia menyatakan tidak menutup kemungkinan para pemain akan diharuskan hadir di satu ruangan untuk pertandingan berikutnya. Hal tersebut dinilai dapat membantu meningkatkan koordinasi tim, dan memastikan masalah teknis berjalan dengan lancar.

Berikut nama-nama anggota regu Mix Elite Indonesia:

  1. Tri Kuncoro
  2. Muhammad Luthfi
  3. Muhammad Rizky
  4. Rudy Beruntung
  5. Ramzi Bayhaki

Usai gagal melawan Filipina, Mix Elites wajib mengambil maksimal tiga sisa laga. Namun, peluang untuk merebut tiket masih terbuka untuk melangkah ke Grand Final Kejuaraan Dunia IeSF 2020 pada Desember mendatang.

Perlu diketahui, babak kualifikasi ini diikuti oleh lima negara secara total, yakni Filipina, Myanmar, Thailand, Vietnam, dan Indonesia. Setiap negara akan tampil dalam empat pertandingan dengan format BO1 (round robin terbaik), yang mengharuskan tim mengumpulkan poin kemenangan sebanyak mungkin.

Baca:  Akibat Kecanduan PUBG, Remaja 16 Tahun Meninggal Dunia

Postingan Timnas Dota 2 Indonesia dinilai akan berjalan keluar karena jaringan internet yang buruk muncul pertama kali di GameStation.