Apakah Gamers Profesional atau Atlit e-Sport perlu Bayar Pajak?

Gamers Profesional atau Atlit e-Sports perlu bayar pajak gak sih? Coba intip penjelasannya di artikel ini yaa gaes.

Pajak untuk Gamer?

Seiring dengan maraknya dunia e-sports dan profesi para gamers profesional atau atlit e-sports, tentunya akan mengundang perhatian pemerintah bahwa hal-hal yang relatif baru tersebut berpotensi mendongkrak penerimaan negara dalam hal ini berupa dari PAJAK atau mungkin pendapatan devisa negara.

Pertanyaan yang muncul adalah:

Apakah gamer profesional atau atlet e-sports dikenakan pajak oleh pemerintah Indonesia?

Yuk kita bahas lebih dalam lagi guys.

Secara umum, semua jenis pendapatan, apapun bentuknya, harus dikenakan pajak. Pajak tersebut biasa disebut dengan pajak penghasilan.

Pernah dengar istilah PPh 21?

Jadi, itulah pajak penghasilan yang dikenakan kepada wajib pajak atau dalam istilah sederhananya semua orang yang sudah memperoleh penghasilan dan berhak dikenakan pajak berdasarkan beberapa kriteria.

Beberapa contoh kriteria tersebut adalah sebagai berikut …

  1. Memiliki kartu sakti yang bernama NPWP yang merupakan singkatan dari Nomor Pokok Wajib Pajak.
    Cara membuatnya bisa langsung datang ke KPP atau online melalui website Ditjen Pajak.
  2. Harus dimasukkan dalam kategori PKP atau Penghasilan Kena Pajak.

Perhitungan tarif penghasilan kena pajak adalah:

Jika penghasilan Anda setahun sampai Rp50 juta, tarif PPhnya 5%
Jika penghasilan Anda setahun antara 50 juta sampai 250 juta rupiah maka tarif PPhnya 15%
Jika penghasilan Anda setahun antara 250 juta sampai 500 juta rupiah, tarif PPhnya 25%
Jika penghasilan Anda selama setahun lebih dari 500 juta Rupiah maka tarif PPh adalah 30%

Bingung? Sama … saya juga bingung ya bro hahaha. Bukan itu cara menghitungnya lho. Cara menghitungnya malah makin gelisah hahaha ..

Untuk lebih jelasnya, silakan kunjungi halaman berikut:

  • Tarif Pasal 17 (PKP)

Anda juga dapat mengajukan pertanyaan tentang perpajakan melalui situs web.

Baca:  Gamer Sejati Perlu Rajin Baca Forum dan Majalah Game Online Lho, Ini Dia Manfaatnya

Nah, singkatnya untuk menjawab pertanyaan pada judul artikel ini adalah: YA, Gamer Profesional atau Atlet e-Sport dan YouTuber dapat dikenakan pajak dan diwajibkan membayar pajak asalkan ketiga bidang tersebut telah memenuhi kriteria sebagai wajib pajak.

Apakah Anda benar-benar harus membayar pajak?

Iya HARUS, kecuali jika Anda senang rumah Anda digerebek oleh petugas pajak hahaha.

Bercanda sih tidak sampai segitu hehe.

Tapi membayar pajak adalah salah satu bentuk kontribusi kita kepada Negara. Jika Anda merasa cinta dan ingin berkontribusi kepada Negara, maka cobalah membantu dengan membayar pajak jika Anda termasuk dalam kelas pekerja yaitu penghasilan kena pajak.

Tunggu, mungkinkah nanti Anda membayar pajak karena korupsi? Dialihkan? Tidak tepat sasaran? dll dll?

Ya, mungkin saja ada kebocoran seperti itu. Tetapi apakah jumlahnya besar? Tidak juga, bukan? Jadi masih banyak yang bisa dimanfaatkan dari hasil pajak tersebut.

Saya yakin masih banyak keraguan dan pertanyaan lain di benak Anda tentang pajak ini dan saya harus jujur ​​saya tidak punya kemampuan untuk menjawabnya.

Saya hanya ingin berbagi sedikit bahwa apapun pekerjaan Anda, biasanya akan dikenakan pajak. Dan membayar pajak bisa membantu negara yang kita cintai ini.

Main terus dan jangan lupa bayar pajak guys!

Sumber Gambar: Pixabay

Pos Apakah Gamer Profesional atau Atlet e-Sports Perlu Membayar Pajak? muncul pertama kali di AlvaMagz.